hu-em-ai

kujadikan dia sebagai sarana menuangkan isi hatiku yang terkadang merasa kesepian di tengah keramaian

16.5.08

Saya Pengen Punya Kamera DSLR

Saya waktu kecil suka difoto. Ada seorang tukang foto, merangkap guru, merangkap macam-macam keahlian lainnya. Dia tinggal di belakang SMP saya dulu. Dan kalo tidak salah, di tahun 1975, saya sempat punya suatu serial foto keluarga. masih edisi itam putih. dan dalam foto itu, saya tampil dengan baju model jas (padahal itu model doang), dan selalu bergaya "pak camat" - cita2 saya dulu (itu dulu......).

Sekitar tahun 1984, saya berkenalan dengan sebuah kamera SLR 35mm. Kamera ini kamera yang sangat dianjurkan untuk belajar. kalo mau tau mereknya dan serinya adalaah Pentax K1000.
Saya belajar foto pertama kali dengan kamera ini. sistem operasinya sangat sederhana. meskipun sedikit berat untuk anak SD, tapi saya saangat suka.
Sayangnya, saat saya meminjam ulang di tahun 1989, saya harus menghilangkannya. ini karena keteledoran saya yang menyimpan di dalam kamar kost yang gak terkunci. Lengkap dengan sebuah lensa tokina 80-200 mm dan lampu kilat Metz.

Saya akhirnya punya kamera juga. kamera itu saya beli dengan uang bonus akhir tahun, di tahun 2003. di milenioum ini, sudah jamannya kamera digital. tetapi di tahun itu, dengan penghasilan saya yang cuman segitu, kamera digital terlalu mahal buat saya. saya sempat berpikir untuk mencari Pentax K-1000 lagi, tapi akirnya saya pada Nikon FM-10

Tetapi dasar orang yang gak pernah puas, saya sedikit nyesel beli kamera ini. mungkin gara-2 penyesalan ini - seakan-akan saya tidak menghargai hasil keringat saya sendiri, kamera ini sekarang ngadat. sebenarnya karena saya jarang menggunakannya. tahu sendiri, kan... musti beli filem, cuci cetak.... emang, sih, kualitas gambarnya lebih baik. tapi prosesnya itu, lho.... perbnah saya baru mencetak filem setelah setahun saya keluarkan dari kamera....
sekarang sudah era digital booook,....

mulailah saya berkenalah dengan kamera digital, dimulai dari sebuah pocket camera Canon ixus 60. e...., benar-benar hebat..... saya bisa langsung liat hasil foto, bisa di display LCD, colok ke tv, atau colok ke laptop. saya bisa buang foto yang jelek, simpan yang bagus. saya bisa edit hasil fotonya, croping, dan semua yang tadiinya harus ke studio foto/kamar gelap, sekarang bisa di lakukan di depan komputer....

wah.... cangggih juga. lalu pengen coba yang DSLR...., sebenarnya udahpernah nyoba punya teman, sih.... tapi lebih mantap kalo nyoba punya sendiri.

AFAIK, ada 2 agama besar dalam perkameraan DSLR. Canon dan Nikon. saya banyak browsing membanding-bandingkannya. andalan saya sih cuman di www.dpreview.com. hingga akhirnya saya jatuh cinta pada iklan.... karena saya belum kuat beli.... pada camera ini......

Canon 450D

Kapan, ya.... saya bisa beli, sebelum keluar model yang baru lagi, dengan harga yang membuat saya semangkin gak sanggup beli....
karena saya pengennya sih punya kamera canon eos 1 ds he he he
atau hasselblad medium format.....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home